Malam

Sedikit lagi malam akan usai. Semua orang akan bangun untuk segera beraktivitas, anak kecil bersiap untuk pegi ke sekolah, ayah dan ibu bersiap pegi ke kantor, pembantu rumah menyediakan segala keperluan majikannya.

Begitulah rutinitas yang dilakukan manusia semua mempunyai peran dalam kehidupan ini untuk mengisi pagi.
Mungkin kehidupan baru dimulai esok pagi.

Sedangkan malam, apa yang tersisa dari malam bagi orang yang telah melakukan aktivitasnya sedari pagi hari. Tinggal lah hanya lelah dan kantuk hingga malam akan menjaga tidur mereka hingga mereka terbangun di esok hari.

Malam bagi meraka hanya gelap, lampu berkelap kelip dengan indahnya pada tengah kota yang penuh dengan jajaran gedung bertingkat hanya sebagai hiasan pengantar tidur, hanya sebagai pengantar karyawan kantoran untuk sejenak melupakan pekerjaan kantornya lalu beristarahat dengan tenang. Lalu malam di biarkan sendiri hanya ditemani lampu-lampu menyala bependar-pendar dengan indahnya tanpa ada yang menikmatinya.

Itulah malam yang selalu sendiri.

Jadi tidak heran jika ia sering kali menyisakan dinginnya kehidupan pada pagi hari yang buta.

Ade hk, dari hari yang belum terang 03.24

About adehk

seorang bocah laki-laki pembawa tetesan air hujan
This entry was posted in diksi2 and tagged . Bookmark the permalink.

3 Responses to Malam

  1. Ma'ruf M Nur says:

    gambarnya aku copy ke blogku bro…tapi udah aku link gambarnya ke blog sodara!

  2. Dewi Fitrina says:

    Aku juga copy gambar mu dan sudah ku link ke blog mu ya🙂
    Many thanks🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s